Cymbidium

cymbidium-sleepy-sarah-lovely-x-ruby-eyes-tetra-baronDari banyaknya macam bunga anggrek, Cymbidium termasuk salah satu yang paling terkenal dan tumbuh baik didaerah iklim sedang dan tropis yang sejuk. Tanaman ini berasal dari daerah dataran tinggi di Asia seperti China, Thailand, Vietnam, Himalaya, India dan sekitarnya. Juga dijumpai tumbuh didaerah pegunungan Filipina, Kalimantan, Malaysia dan Australia.
Karena suka hawa yang sejuk, Cymbidium tumbuh dengan subur di daerah Melbourne, Australia. Ideal untuk ditanam di pot bunga dengan memakai media tanam yang berupa kepingan kayu atau kepingan kulit kelapa bagian luar/ sabut kelapa. Kalau ditanam dengan memakai tanah biasa akan menyebabkan pembusukan akar karena air tidak bisa cepat mengalir keluar.
Disini di Melbourne, Cymbidium berkembang dimusim dingin Juni s/d Agustus dan awal musim semi September/Oktober. Untuk memudahkan tanaman anggrek ini berbunga dianjurkan untuk memakai dua macam pupuk. Satu pupuk yang memiliki kadar nitrogen tinggi digunakan untuk anggrek cymbidium setelah selesai berbunga untuk membantu tumbuhnya tunas tanaman baru dan menyuburkan daun. Beberapa minggu sebelum tanaman akan mulai tumbuh kuncup bunganya, ganti memakai pupuk yang tinggi kadar phospor dan potassium. Disaat musim panas disini yang bisa mencapai lebih dari 35 derajat C, lebih baik untuk memindahkan tanaman ditempat yang terlindung dari sinar matahari.
Memang tanaman anggrek Cymbidium ini tidak terlihat menarik disaat tak berbunga, tapi kalau sudah berbunga akan terlihat cantik dan bunga tahan lama sekali jika tidak dipetik, bisa tahan sampai tiga bulan lamanya. Karena hanya berbunga setahun sekali, harus sabar menunggu sampai bunga muncul kembali. Namun lamanya menunggu akan terobatkan jika bunga mulai tumbuh dan mekar.

Tanaman anggrek jenis Cymbidium juga dikenal sebagai ‘raja bunga anggrek’ dan pada dasarnya terdapat tiga macam yaitu ukuran standard, medium dan mini. Yang ukuran standard, bunganya bisa besar sekali dan lebih dari 20 bunga setiap tangkainya. Yang ukuran mini seringnya ditanam dipot yang digantung karena bunganya yang kecil kecil merunduk kebawah. Terdapat banyak sekali warnanya, mulai dari merah, pink, kuning, oranye, hijau, putih, kecoklatan dan bahkan hitam.
Tanaman anggrek Cymbidium yang banyak dijual adalah hybrid (hibrida/persilangan) yaitu jenis dan warna bunga yang berlainan yang disilangkan. Begitu banyaknya sehingga agak membingungkan dan simpang siur untuk mengenali nama hibridanya. Jenis standar pada mulanya adalah hasil silangan dari cymbidium terkenal seperti misalnya jenis giganteum, eburneum, hookerianum, lowianum, tracyanum dsb. Dikemudian hari, banyak sekali jenis silangan yang disilangkan lagi untuk mendapatkan warna, bentuk dan ukuran yang diinginkan yang bisa dipasarkan sebagai jenis baru.
Tanaman anggrek Cymbidium jenis silangan baru yang dikeluarkan dipasaran setiap tahunnya mahal sekali harganya. Ini dikarenakan proses pembenihan biji yang tidak mudah dengan menggunakan larutan agar-agar dengan peralatan yang serba steril. Setelah benih siap ditanam, akan membutuhkan waktu setidak tidaknya lima tahun sebelum bisa berbunga. Ironisnya, setelah tanaman silangan baru dipasarkan, pembeli akan dengan mudah memperbanyak tanaman dengan jalan membagi. Satu pot anggrek Cymbidium setelah tumbuh memenuhi pot, bisa dengan mudah dibelah dan dibagi menjadi dua atau tiga. Lama kelamaan nama silangan akan kabur sama sekali dan harganya juga tidak mahal lagi.

//

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s